Melihat Misi Badan Keamanan Nasional AS (NSA)

Melihat Misi Badan Keamanan Nasional AS (NSA)

Melihat Misi Badan Keamanan Nasional AS (NSA) – Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat atau sering disebut NSA yang memiliki misi untuk mengumpulkan data, memproses data, dan menyebarkan berbagai informasi intelijen melalui sinyal asing yang bertujuan untuk memberikan informasi kepada intelijen serta kontra intelijen. Selain itu NSA juga memiliki misi penting untuk mendukung operasi-operasi militer di Amerika Serikat. Lembaga NSA dapat melakukan operasi Warfare jaringan untuk mengalahkan teroris dan organisasi mereka di rumah maupun diluar negeri. Hal tersebut sesuai dengan hukum Amerika Serikat, perlindungan privasi, dan kebebasan sipil. Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat ini juga dapat mengakses segala informasi Real Time Telepon dari orang yang ingin diselidiki dan memeriksa traffic Internet. Bisa saja NSA menyadap atau memasang suatu alat komunikasi canggih pada perusahaan telekomunikasi tertentu tanpa sepengetahuan dari perusahaan tersebut. Alat yang dipasangkan bisa berupa alat canggih yang disatukan pada fasilitas alat telekomunikasi yang akan dipasang pada suatu negara tertentu.

Peralatan tersebut dapat memberikan segala akses yang tidak terbatas kepada NSA dan melalui alat komunikasi secara real time menurut banyak laporan dimedia berita dunia. Menurut Washington Post, data yang dikumpulkan oleh NSA dapat mencapai 1,7miliar email perharinya. Dengan demikian NSA bisa menjadi gudang data dan menganalisis traffic data untuk kata kunci yang dianggap mencurigakan, pola yang tidak biasa dan koneksi yang terhubung antara 1 dengan yang lainnya. Semua yang telah dilakukan tersebut tanpa adanya surat perintah dan tidak melanggar hukum konstitusi walaupun di negerinya sendiri Amerika Serikat. “Teknologi itu Made It Possible” merupakan cara kerja NSA dalam mengintip data yaitu ketika seseorang mengirim email atau menggunakan internet untuk mencari data atau informasi, data yang berjalan melalui kabel internet perusahaan telekomunikasi serta jaringan serat optik kepada penerima yang dimaksudkan. National Security Agency memasang perangkat yang dikenal dengan nama splitter serat optik di banyak titik utama telekomunikasi untuk mencegat komunikasi seseorang.

Melihat Misi Badan Keamanan Nasional AS (NSA)

Splitters tersebut dapat membuat copian data yang sangat sama persis dari data yang telah melewatinya. Kemudian satu aliran diarahkan kepada pihak NSA dan aliran yang lainnya diarahkan kepada penerima pesan. Jenis mesin yang digunakan merupakan alat yang sangat ampuh dalam pemerikasaan paket yang mendalam yaitu salah satunya adalah Semantic traffic Analyzer Narus. Pada pertengahan tahun 2000an, setiap mesin harus dapat bekerja dan menganalisis 10 GB bit paket IP serta 2,5 gigabit traffic web atau email per detik bahkan kadang lebih. Hal tersebut tentunya setelah melewati penyempurnaan yang terus – menerus.

Dengan begitu mesin tersebut memiliki kemampuan untuk merekonstruksi berbagai informasi yang telah dikirimkan melalui jaringan serta meneruskan komunikasi lokasi pusat untuk analisi & penyimpanan data. Enskripsi data & komunikasi data bisa saja memiliki celah, sehingga suatu negara belum tentu aman tanpa adanya penyadapan dari NSA. Adanya sandi ataupun kode tertentu belum dapat menjamin sutau sistem tersebut menjadi kuat. Perangkat pada jaringan komunikasipun mudah disusupi hip tertentu yang bisa memancarkan data.